IBX5B221F07DDA13

Cara Ternak Burung Kacer Supaya Untung Besar

Kacer, tipe burung yang satu ini pasti saja telah tak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia khususnya dari kalangan pekegemaran burung. Burung kacer alias Marpie robin ini terbukti sangat terkenal di kalangan masyarakat yang kegemaran merawat burung, di Indonesia sendiri Kamu dapat menjumpai beberapa macam burung kacer, tetapi ada dua tipe burung kacer yang paling terkenal untuk dipelihara yakni burung kacer jawa alias Chopsycus sechellarum dan burung kacer poci alias Chopsycus saulary.


Burung kacer jawa dan burung kacer poci ini dapat Kamu bedakan dari warna bulunya, burung kacer jawa mempunyai bulu yang warnanya dominan hitam mulai dari tahap dada sampai kloakanya. Sedangkan burung kacer poci mempunyai bulu dengan warna hitam yang lebih sedikit yakni hanya dibagian dadanya saja dengan tahap kloaka berwarna putih. Tingginya ketertarikan masyarakat kepada burung kacer pasti dapat menjadi peluang emas bagi Kamu untuk meraup untung besar, pada peluang hari ini bakal kita ulas bagaimana tutorial beternak burung kacer.

Cara Ternak Burung Kacer Supaya Untung Besar


Persiapan Kandang
Cara pertama yang wajib Kamu perbuat untuk beternak burung kacer merupakan dengan mempersiapkan kandang terlebih dahulu. Kamu dapat membikin kandang untuk burung kacer dengan memakai bahan kayu balo yang mempunyai struktur kokoh, Kamu dapat membikin kandang dengan ukuran panjang 100 cm, lebar 150 cm, dan tinggi 200 cm, jangan lupa untuk menyediakan tempat untuk bertengger.

Memilih Indukan Burung Kacer
Memilih indukan burung kacer menjadi faktor yang sangat penting dalam usaha budidaya ini, oleh sebab itu Kamu wajib memilih indukan yang bernilai. Ciri – ciri indukan burung kacer yang bernilai antara lain tak mempunyai cacat pada fisiknya, badannya besar dan panjang, gerakannya lincah, tak jarang berkicau, tidak hanya itu usahakan untuk memilih indukan yang sedang dalam periode kawin.

Proses Penjodohan Induk Kacer
Cara ketiga yang juga dapat Kamu perbuat dalam ternak burung kacer merupakan proses penjodohan induk kacer yang sedang memasuki periode kawin yakni umurnya tak lebih lebih telah menginjak 10 bulan. Kamu dapat memasukkan indukan kacer jantan dan indukan kacer betina di dalam satu kandang dan membiarkannya sampai terjadi proses perkawinan, proses yang satu ini biasanya tak membutuhkan waktu lama.

Masa Bertelur
Pada saat indukan kacer jantan dan indukan kacer betina telah berakhir kawin, maka indukan kacer betina bakal mulai bertelur. Jumlah telur yang dikeluarkan indukan kacer betina tak lebih lebih dua sampai tiga butir telur, indukan betina bakal mengerami telur – telurnya tersebut dalam waktu tak lebih lebih 2 minggu yang dihitung sejak keluarnya telur yang pertama, seusai itu telur bakal menetas.

Pemeliharaan Anakan Kacer
Seusai dua minggu masa pengeraman, anakan kacer bakal keluar dari telur, indukan kacer bakal meloloh anak – anaknya dalam waktu tak lebih lebih 3 sampai 4 minggu. Pada masa meloloh anaknya ini, Kamu wajib menyediakan pakan berupa kroto, jangkrik, alias belalang. Seusai itu, indukan kacer bakal mulai menyapih anaknya yang ditandai dengan indukan kacer yang terkesan tak jarang mematuki anaknya.

Jika Kamu ingin beternak burung kacer, maka Kamu dapat meperbuat beberapa tutorial yang mana telah disebutkan pada postingan di atas.
Share this article :
+
Previous
Next Post »
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email