IBX5B221F07DDA13

Cara Paling Mudah Budidaya Jahe Merah di Lahan Sempit

Jahe adalah salah satu tipe rempah yang sangat terkenal di dunia, jahe sendiri terdiri dari beberapa macam tipe yang mana salah satunya adalah jahe merah. Jahe merah sendiri sangat mudah Kamu bedakan dari tipe jahe lainnya sebab warnanya yang merah, jahe merah ini bakal sanggup untuk menghangatkan tubuh jadi pasti saja bakal sangat diperlukan oleh masyarakat yang tinggal di negara – negara yang beriklim subtropis, khususnya apabila memasuki musim dingin.


Selain sanggup untuk menghangatkan tubuh, jahe merah juga mempunyai tak sedikit sekali kandungan vitamin dan mineral yang pasti bakal sangat befkegunaaan bagi kesehatan tubuh Anda. Sekarang permintaan bakal jahe merah termasuk tinggi jadi tetap tak sedikit yang belum terpenuhi. Faktor tersebut pasti saja menjadikan suatu  kesempatan emas bagi Kamu untuk dapat meraup keuntungan yang besar dengan meperbuat usaha budidaya jahe merah, apabila Kamu berminat maka berikut ini bakal kita ulas bagaimana tutorial untuk meperbuat usaha budidaya jahe merah di lahan sempit.

Cara Paling Mudah Budidaya Jahe Merah di Lahan Sempit


Mempersiapkan Media Tanam
Langkah pertama yang wajib Kamu perbuat dalam budidaya jahe merah adalah mempersiapkan media tanam, Kamu dapat memakai polybag ataupun karung bekas yang diisi dengan media tanam berupa tanah, pasir, dan pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 : 1, tidak hanya itu Kamu juga butuh untuk meningkatkankan kapur pertanian dengan tujuan untuk menetralkan pH tanah.

Memilih Bibit Jahe Merah
Tahap kedua dalam budidaya jahe merah adalah memilih bibitnya, Kamu wajib memilih bibit jahe merah dengan nilai unggulan yang mana mempunyai ciri – ciri antara lain leluasa dari beberapa macam penyakit, mempunyai warna yang cerah, dan tak mempunyai luka. Seusai itu rendamlah bibit tersebut di dalam larutan fungisida selagi 15 menit supaya terbebas dari penyakit yang didampakkan oleh jamur.

Menanam Jahe Merah
Tahap ketiga dalam budidaya jahe merah adalah proses penanaman, faktor ini dapat Kamu perbuat seusai bibit jahe merah mengeluarkan tunas. Kamu dapat meperbuat proses penanaman dengan menancapkan 3 sampai 5 rimpang jahe merah pada karung alias polybag yang sudah diisi dengan media tanam, perhatikanlah posisi tunas pada saat menanam yakni mata tunas wajib menghadap ke atas.

Pemeliharaan Jahe Merah
Proses pemeliharaan menjadi faktor keempat yang wajib Kamu perbuat dalam budidaya jahe merah, Kamu wajib menyiram tanaman jahe merah dengan cara selalu pada sore hari sampai usia tanaman mencapai 3 bulan. Tidak hanya itu Kamu juga wajib meperbuat penyiangan dengan tujuan untuk menghapus gulma yang mana apabila dibiarkan bakal dapat mengganggu pertumbuhan jahe merah.

Pemanenan Jahe Merah
Tahap terbaru dalam budidaya jahe merah adalah proses pemanenan yang menjadi saat paling ditunggu – tunggu, proses pemanenan jahe merah dapat Kamu perbuat pada saat usia tanaman sudah mencapai 10 sampai 12 bulan sejak masa tanam. Tutorial pemanenan jahe merah juga sangat mudah di mana Kamu tinggal merobek polybag alias karung dan mengambil rimpang jahe di dalamnya.

Apabila Kamu berminat untuk meperbuat budidaya jahe merah, maka Kamu dapat mengikuti beberapa tutorial yang sudah diulas di atas.
Share this article :
+
Previous
Next Post »
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email